About us

Kasembon Rafting secara Geografis terletak di desa Bayem Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang. Sedangkan aliran sungai dari sungai Sumberdandang dan panjang jalur 7,5 km atau setara untuk rafter pemula sekitar 1,5 - 2 jam. 

Mencapai lokasi Kasembon tidak terlalu sulit, perjalanan dari arah kota Malang dapat ditempuh sekitar 45 menit perjalanan sedangkan dari arah kota Kediri dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan dengan kendaraan pribadi. Dari Kota Malang para rafter harus menuju arah barat melewati kota Batu-Pujon-Kasembon. Sedang dari kota Kediri Para Rafter menuju arah timur melewati kota Pare-Kandangan-Kasembon. Infrastuktur yang cukup baik dengan ditunjang penunjuk arah ke lokasi disisi-sisi jalan menuju lokasi menjadikan para rafter akan mudah mencapai lokasi tersebut.

Kasembon rafting mulai dibuka bagi penghobi pada tanggal 9 Desember 2006 oleh Bupati Malang Bapak Sujudi. Walaupun relatif masih baru sebagai ajang rafting akan tetapi fasilitas-fasilitas penunjang di tempat rafting ini sudah cukup baik. Sebelum berdirinya tempat ini sungai yang akan digunakan untuk tempat rafting ini tidak layak bagi para penghobi karena sepanjang sungainya dipenuhi oleh sampah sehingga kondisinya sangat kotor. Adanya kerjasama yang baik antara Pihak Pemkab, CV. K-land Citra Perdana dan masyarakat dalam membuat fasilitas-fasilitas pendukung buat penghobi olahraga ini dan adanya kepedulian masyarakat sekitar sungai dalam menjaga sungai ini menjadikan sungai ini layak digunakan bagi penghobi rafting.

Ide awal berdirinya Kasembon pertama kali diprakarsai oleh beberapa mahasiswa pecinta alam IMPA STIBA Malang yang peduli akan lingkungan dan berjiwa petualang. Pada awal April 2006 saat mereka sedang melakukan survey mencari sungai yang tepat untuk dapat digunakan sebagai tempat berarung jeram/rafting, hati mereka tersentuh setelah melihat kondisi sungai yang sangat kotor dan memprihatinkan saat mereka berada di wilayah Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang. Berkat kepedulian mereka terhadap lingkungan mereka berinisiatif menjadikan sungai di wilayah Kecamatan Kasembon tersebut menjadi bersih dan kebersihannya dapat berkesinambungan, tapi mereka sadar untuk memperoleh sungai yang bersih dan berkesinambungan tidaklah mudah karena harus melibatkan keikutsertaan masyarakat sekitar sungai untuk menjaga kebersihan sungai. Solusi yang tepat untuk memecahkan masalah tersebut yaitu membuka tempat wisata sungai, tempat wisata tepatnya. Menurut mereka adanya tempat wisata di wilayah ini dengan mengajak masyarakat setempat turut serta mengelola tempat wisata ini maka sungai diwilayah kasembon akan terjaga kebersihannya dan kebersihannya dapat berkesinambungan, selain dari pada itu dengan adanya tempat yang baru nanti maka mereka tidak akan ketempat yang terlalu jauh untuk dapat menyalurkan hobi mereka yaitu berarung jeram/rafting, secara kebetulan sungai yang digunakan sebagai tempat rafting itu memiliki enam kanal dengan ketinggian antara 2-3 meter dan tingkat dificullty-nya rata-rata grade dua sampai tiga sehingga tempat rafting ini layak untuk dapat digunakan bagi rafter pemula maupun profesional. 

Adapun untuk membuat tempat baru tidaklah teralu mudah karena harus menghadapi beberapa kendala, kendala tersebut antara lain kendala pendanaan dan kondisi sosial lingkungan, kendala pendanaan ini berkaitan dengan banyaknya biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat tempat wisata baru yang representatif dengan fasilitas pendukung yang baik sedangkan untuk kendala sosial lingkungannya yaitu berkaitan dengan bagaimana menciptakan kondisi masyarakat sekitar sungai sadar dan turut serta menjaga sungai agar tetap bersih. Setelah mereka berfikir pada akhirnya mereka menemukan formula yang tepat untuk mengatasi kendala itu. Langkah pertama yang dilakukan rekan-rekan Mapala dari IMPA Edelwijs bersama-sama membersihkan sungai dan memperbaiki jalur, pekerjaan ini dilakukan selama lima bulan. Selanjutnya mereka dengan pemerintah setempat melakukan pendekatan personal dan melakukan penyuluhan kepada masyarakat sekitar sungai dalam meningkatkan kepedulian dan kesadaran kepada masyarakat sekitar sungai untuk menjaga sungai agar sungai ditempat tersebut tetap bersih karena sungai adalah salah satu tempat yang digunakan untuk menunjang kegiatan sehari-hari warga. Setelah meningkatnya kepedulian masyarakat sekitar terhadap pentingnya sebuah sungai bagi kegiatan sehari-hari mereka akhirnya kebersihan sekitar sungai dapat terjaga. 

Setelah mereka mampu menyelesaikan berbagai kendala sosial lingkungan diatas kendala yang mereka hadapi selanjutnya yaitu masalah pendanaan, tapi itu tidak berlangsung lama karena program yang mereka ajukan kepada Pemkab Malang dianggap cukup bagus sehingga mereka mendapat suntikan dana segar yang diambil dari APBD Pemkab Malang untuk membuat dan memperbaiki fasilitas-fasilitas pendukung untuk tempat wisata rafting ini sehingga saat ini menjadikan tempat ini layak untuk dijadikan tempat wisata rafting.

Setelah dibuka selama satu tahun, tempat ini setiap hari selalu dikunjungi oleh pengunjung rata-rata perbulan 200 orang yang berasal dari kalangan eksekutif muda, rafter profesional, para penggila olahraga Adventure, aktivis lingkungan dan karyawan-karyawan dari instansi-instansi swata maupun pemerintah. 

Saat memasuki dan berada dikawasan rafting ini para rafter akan langsung terpesona dengan indahnya pemandangan alam sekitarnya dan pada saat ini banyak tanaman padi disawah-sawah sekitarnya yang sedang menguning, petani yang sedang memanen padinya secara bersama-sama menambah eksotisnya tempat ini. 

Anda Mau merasakan adrenalin dengan berarung jeram di Kasembon rafting ?
Hubungi kami di :
Call / WA : 081334034114
BBM         : D57D780A

Tidak ada komentar:

Posting Komentar